3 Mei 2013

Abu Ibrahim Bardan Panton Labu Di Mata Mereka?

Share This
Tags

Waled Nuruzzahri Samalanga, Biruen

Santri Dayah. Com- Bagi pimpinan dayah Samalanga, Waled Nuruzzahri atau yang lebih dikenal Waled Nu, sosok Abu Panton adalah sosok kharismatik dan paling bijaksana.

“Almarhum adalah orang yang alim, paling bijaksana dalam mengambil kebijakan baik sosial maupun politik, beliau juga mampu menengahi konflik dengan baik,” kita salut sama sikap dan cara beliau ini. ujar Waled Nu di dayah Malikussaleh, Panton Labu Aceh Utara, (30/04).

Waled juga mengatakan, sosok Abu Panton yang telah menjadi gurunya saat kelas 5 waktu belajar di Dayah Mudi Samalanga, merupakan salah satu ulama besar yang memiliki konsep yang bagus untuk kemajuan Aceh di bidang agama, pendidikan, sosial dan lain-lain. “Beliau paling dibutuhkan dalam mengambil kebijakan,” kata Waled.

sedangkan dimata Ketua Yayasan Peunawah Hatee Ra’iyah, Salmawati, Abu Panton mengatakan, “Allah memberi kehebatan yang luar biasa untuk perempuan. Allah memberikan perempuan kekuatan  untuk mendukung suaminya dalam kegagalan dan melengkapi tulang rusuk suaminya  untuk melindungi hatinya, Allah memberikan kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa suami yang baik  tak akan pernah menyakiti istrinya, tetapi kadang menguji  kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu.”

Satu lagi, “perempuan  yang bahagia adalah bukan perempuan yang hidup mewah, cantik dan mempunyai suami yang ganteng, tapi perempuan yang bahagia adalah perempuan yang sedang menempuh tiket ke syurga, caranya taat pada orang tua, suami dan rasul.Perempuan inilah yang akan mendapat tiket VIP ke syurga.

Hasballah M Thaib (Rocky) Bupati Aceh Timur ketika bersama Almarhum Abu Ibrahim Bardan Panton Labu

sementara Menurut Hasballah M Thaib yang dipanggil Rocky itu, Bupati Aceh Timur, Semasa hidup Abu Panton, kata Rocky, hampir semua pendapat tentang pembangunan umat dan kepentingan agama untuk masyarakat Aceh Timur ia selalu petuah dari pimpinan Dayah Malikussaleh Panton Labu, Aceh Utara itu.

“Banyak memori indah antara saya dengan Abu. Seperti saat saya undang beliau datang khusus menghadiri peusijuk dan khanduri pulang ke rumah baru pada tahun 2012 silam. Saya sangat kehilangan beliau,” ujar Rocky.

Bahkan, kata Bupati Rocky, ia pernah mengajak semua kepala dinas dan badan, para asisten, dan pejabat Aceh Timur untuk bersilahturahmi ke rumah Abu Panton saat lebaran tahun 2012.

disisi lain, santri dayah Malikussaleh Panton Labu, dayah yang dipimpin oleh Almarhum Abu Panton juga meninggal kengangan tersendiri, Amarhum Abu Ibrahim Bardan atau Abu Panton menyisakan banyak kenangan bagi santri-santinya yang ikut mondok di Dayah Malikussaleh Panton Labu, Aceh Utara. Apa kata para santri terhadap sosok Abu Panton?

“Beliau tidak pernah marah, semua masalah dihadapi beliau dengan senyuman. Selain itu, apapun yang diajarkannya kepada kami, mudah diingat dan dipahami,” ujar Zulfahmi, santri kelas tiga. Dia mengatakan Abu Panton salah seorang ulama besar Aceh yang menjadi penuntun umat, melalui setiap kata-kata yang diucapkannya, sebut Zulfahmi dengan bangga. [TZ]

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *

Copyright © 2014 Majalah Santri Dayah. All Rights Reserved.