21 Mei 2013

Memalukan, Puluhan Bacaleg Di Aceh Tidak Mampu Mengaji Al Quran

Share This
Tags

*42 Bacaleg DPRA tak Bisa Mengaji, Terdiri dari 39 Parnas dan 3 Parlok

* Aceh Tamiang , 26 Bacaleg Tidak Bisa Baca Al Quran

*35 Bacaleg Aceh Jaya Gugur karena mangkir dan tidak bisa mengaji Al Quran

* Aceh Utara, Tiga Bacaleg tak juga bisa mengaji Al Quran

* Lagi, 12 Bacaleg Pidie tak Bisa Mengaji

* Di Aceh Selatan, Semua Mampu Baca Quran

* Di Banda Aceh, 7 Bacaleg juga tidak Mampu Mengaji

Salah satu Bacaleg sedang mengikuti uji kemampuan dalam mengaji Al Quran di Kota Madya Banda Aceh, Foto: Antara

Santri Dayah. Com, Banda Aceh- Sebanyak 42 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPR Aceh dari 12 partai politik (parpol) nasional dan lokal gagal dalam uji mampu tes baca Alquran yang dilaksanakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh selama tiga hari berturut-turut (27-29 April 2013) silam. Hanya bacaleg dari tiga partai yang semuanya lulus dari uji membaca Alquran.

Sayangnya, Ketua Pokja Tes Baca Alquran, Tgk Akmal Abzal, tetap menolak membeberkan daftar nama bacaleg maupun rincian jumlah bacaleg yang tidak bisa membaca Alquran dari masing-masing parpol. Ia hanya menyampaikan kalau 42 bacaleg yang gagal tersebut merupakan perwakilan dari sembilan partai nasional (parnas) dan tiga partai lokal (parlok).

“Dari sembilan partai itu, tiga partai berbasis Islam dan enam partai berbasis nasional. Sama seperti sebelumnya, mengenai rinciannya saya tidak bisa beritahukan ke publik,” elak Akmal sa’at ditanyai wartawan (30/4).

Sedangkan tiga partai yang semua bacalegnya dinyatakan lulus mengaji, terdiri atas dua partai berbasis Islam dan satu partai berbasis nasional. Namun, lagi-lagi Akmal menolak menyebut ketiga partai dimaksud.

Akmal menambahkan, ke-42 bacaleg yang dinyatakan gagal itu masih bisa diganti dengan bacaleg lain selama masa perbaikan yaitu dari tanggal 9-22 Mai 2013. “Keputusan itu adalah hak partai, mereka bisa mengganti bacaleg yang tidak memenuhi syarat itu dengan yang lain atau menghapusnya,” ujarnya.

Bagi bacaleg yang absen dengan pengajuan alasan yang diterima dan masuk akal serta terbukti dengan lampiran lembaga terkait, pihak KIP akan menguji mereka pada masa uji perbaikan pada tanggal 21 Mei 2013, di Asrama Haji, Banda Aceh. Tes susulan itu diperuntukan bagi calon anggota legislatif (caleg) DPR Aceh pengganti bacaleg yang gugur dan bacaleg yang tidak hadir dengan alasan yang bisa diterima pada tes awal, 27-29 April lalu. Standar dan proses penilaian masih sama seperti uji mampu baca Alquran yang dilaksanakan di aula Asrama Haji Banda Aceh sebelumnya.

 

Aceh Tamiang , 26 Bacaleg Tidak Bisa Baca Al Quran

Untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sebanyak 26 calon legislatif tidak bisa baca Alquran sehingga dinyatakan gagal sebagai caleg. Tes baca Alquran berlangsung selama tiga hari, tanggal 17 hingga 18 Mei 2013 di gedung SKB Aceh Tamiang dan terbuka untuk umum. “Warga bisa melihat langsung caleg yang sedang baca alquran,” ujar Pokja Pencalonan KIP Tamiang, M Saffan, Senin (20/5/2013)

Menurutnya, jumlah Caleg yang terdaftar di KIP Tamiang dari 15 partai sebanyak 414 orang. Peserta yang tidak hadir pada saat uji mampu baca Alquran sebanyak 16 orang. “Karena tak hadir, mereka dinyatakan gagal, sebab dianggap tidak mampu,” ujarnya lagi.

Sedangkan 10 orang caleg yang datang dan mengikuti uji mampu baca Alquran oleh tim juri dinilai tidak mampu. Partai diberi waktu sampai 22 Mei untuk mengganti Caleg yang tidak mampu baca Alquran dan pihaknya sudah menyurati partai yang bersangkutan.

Caleg yang tak mampu baca alquran berasal dari partai PKB sebanyak dua orang, Hanura (1 orang), PBB (2 orang) Gerindra (4 orang), PKPI (3), Nasdem (1), PAN (1), PDA (8), PNA (3), PA (1). “8 orang laki-laki dan 8 orang perempuan,” ujar M Saffan.(*)

 

35 Bacaleg Aceh Jaya Gugur karena mangkir dan tidak bisa mengaji Al Quran

Untuk Kabupaten Aceh Jaya Sebanyak 35 dari 245 orang bakal calon legislatif (bacaleg) di Kabupaten tersebut, dipastikan gugur dari bursa calon anggota DPRK setempat. Pihak KIP menyatakan, ke-35 bacaleg ini tidak berhasil melewati tahapan uji baca Alquran, baik karena tidak hadir maupun karena tidak lulus tes mengaji.

Ketua KIP Aceh Jaya, Yusrizal Usman, Minggu (5/5) mengatakan, dari jumlah 245 bacaleg yang didaftarkan ke KIP, sebanyak 26 orang tidak mengikuti uji baca Alquran, dan 9 orang tidak lulus tes alias tidak bisa mengaji Al Quran.

“Berdasarkan hasil rekapitulasi tim penguji dari tiga lembaga, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Kantor Kementerian Agama (Kemenag), dan Lembaga Pengembangan Tilawati Quran (LPTQ), sebanyak 26 bacaleg mangkir atau tidak ikut tes baca Alquran meski telah diberikan kelonggaran waktu tambahan satu hari, Kamis (2/5),”sebut Yusrizal.

Ia mengatakan, pihaknya telah memberitahukan hasil tes ini kepada masing-masing parpol pengusung. Parpol dapat mengajukan pengganti bacaleg yang gugur itu dalam masa perbaikan, tanggal 9-22 Mei 2013.

 

Aceh Utara, Tiga Bacaleg tak Lulus Baca Quran

Untuk Kabupaten Aceh Utara Sebanyak tiga bakal calon legislatif (Bacaleg) dari 575 Bacaleg di Aceh Utara dinyatakan tak lulus uji mampu baca Quran. Sehingga mereka dipastikan gugur sebagai Bacaleg. Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara telah menyurati partai pengusung Bacaleg tersebut untuk segera mengirimkan calon penggantinya.

 

Lagi, 12 Bacaleg Pidie tak Bisa Mengaji

Untuk Kabupaten Aceh Pidie awalnya sebanyak 15 dari 479 orang bakal calon legislatif (bacaleg) di Kabupaten Pidie dilaporkan gugur dalam tes mengaji digelar tanggal 2-4 Mei 2013 di Masjid Alfalah Sigli. Sementara 64 orang lainnya akan ikut tes susulan karena berhalangan hadir pada jadwal awal.

Menurut Ridwan, jumlah bacaleg Pidie sebanyak 479 orang (291 laki-laki dan 188 perempuan) diusung oleh 14 parpol. Sementara, pada saat diadakan tes mengaji sebanyak 76 orang tidak hadir. Dari 76 orang tidak hadir, sebanyak 64 berhalangan dan telah memberikan kabar ke KIP. Sehingga mereka ini bisa ikut tes uji baca Alquran susulan pada Minggu (12/5).

Selanjutnya, 12 orang lainnya tanpa ada kabar sehingga dipastikan gugur. Sementara pada saat tes dilakukan, sebanyak tiga orang tidak lulus tes mengaji. “Sehingga total yang gugur sementara di bacaleg Pidie sebanyak 15 orang. Kita masih menunggu hasil tes susulan 64 bacaleg lagi, barus bisa dikatakan final seluruhnya,” tukasnya kala itu.

Kemudian pada putaran yang kedua, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie kembali mengumumkan sebanyak 12 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) tidak lulus baca Alquran alias tidak bisa mengaji. Mereka adalah bagian dari 96 bacaleg yang ikut uji baca Alquran tahap dua yang dilaksanakan di Kantor KIP Pidie, Minggu (12/5).

“Tes uji baca Quran yang kita laksanakan itu merupakan tahap kedua. Penguji dari dari unsur LPTQ, Kemenag Pidie dan MPU Pidie,” kata Ketua Pokja Pencalonnan KIP Pidie, Ridwan SPd, Minggu (12/5).

Dari 96 bacaleg yang melakukan tes uji membaca Quran di Kantor KIP Pidie, kata Ridwan, sebanyak 12 bacaleg dinyatakan tidak lulus membaca Alquran. Sementara 6 bacaleg tidak hadir.

Bacaleg tidak lulus membaca Quran, kata Ridwan, dari Partai NasDem 1 orang, Partai Gerindra (1 orang), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2 orang, PKB 1 orang, Partai Daulat Aceh (PDA) 2 orang, Partai Nasional Aceh (PNA) 1 orang dari, dan PKPI 2 orang.

 

Di Aceh Selatan, Semua Mampu Baca Quran

Sedangkan untuk Kabupaten aceh Selatan, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KIP Aceh Selatan, Jasmiadi Jakfar MSi menyatakan seluruh bakal calon legislatif (bacaleg) DPRK Aceh Selatan, yang sudah mengikuti tes Selasa (30/4), mampu membaca Alquran.

“Alhamdulilah semua bacaleg yang sudah diuji sejak tanggal 27 April semuanya mampu membaca Al-quran. Uji baca Alquran ini kita mulai sejak tanggal 27 April sampai 1 Mei 2013. Khusus tanggal 2 Mei akan kita alokasikan waktu bagi bacaleg yang belum bisa hadir pada jadwal yang ditentukan,” kata Jasmiadi Jakfar.

Ditambahkannya, jumlah bacaleg yang ikut uji baca Alquran sebanyak 440 orang dari 15 parpol. Adapun yang menjadi tim penguji adalah Tgk Syamsuir Nazir SAg, Imam Besar Masjid Agung Tapaktuan sebagai ketua tim dan anggota, kemudian Khairizal Mauna SAg selaku sekretaris tim merangkap anggota, dan Ustaz Ahmad Murni SAg sebagai anggota.

 

Di Banda Aceh, 7 Bacaleg juga tidak Mampu Mengaji

KIP Kota Banda Aceh telah menyelesaikan tugasnya dalam uji kemampuan baca Al-Qur’an bagi Caleg DPRK Banda Aceh. Dari 403 Caleg yang hadir, 7 orang dinyatakan tidak mampu mengaji.

Hasil tersebut dipaparkan oleh Ketua KIP Banda Aceh Saidil Ansari di Kantor KIP Banda Aceh pada Jum’at (3/5/2013).

“Jumlah Caleg yang terdaftar di KIP Banda Aceh dari 15 partai politik berjumlah 435 Caleg, namun yang hadir dalam uji baca Al-Qur’an ini sebanyak 403 Caleg,” ungkapnya.

Saidil merincikan, dari 435 Caleg yang terdaftar, 30 Caleg tidak hadir tanpa keterangan alias alpa, 2 Caleg sakit, 7 Caleg dinyatakan gugur karena masuk kategori tidak mampu membaca Al-Qur’an. “Yang diyatakan lulus atau mampu dalam baca Al-Qur’an berjumlah 396 Caleg,” tambahnya. kala itu. [TZ]

 

 

 

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. 6662.pink2.net mengatakan:

    When I receive 6662.pink2.net, I will once once again buy them.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Copyright © 2014 Majalah Santri Dayah. All Rights Reserved.