28 Oktober 2014

Bulan Muharram Dan Kelebihannya

Share This
Tags

K MuharramSantri Dayah.Com- Bulan Muharram merupakan satu bulan yang penting dalam Islam. Ada beberapa kelebihan dan hal penting dalam bulan Muharram. Berikut beberapa kelebihan bulan Muharram:

Bulan pertama dalam kalender tahun hijriyah

sebelum penentuan tahun Hijriyah (pada masa Saidina Umar RA) kaum Arab telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender hijriyah. Namun mereka tidak menentukan ini tahun berapa, nama-nama tahun biasanya mereka tandai dengan kejadian besar yang terjadi pada tahun tersebut, seperti tahun gajah kepada tahun penyerangan tentara gajah Abrahah ke kota Makkah. Baru pada masa Khalifah Saidina Umar, di tentukan tahun baru Hijriyah dengan menjadikan momen hijrah Nabi sebagai tahun pertama hijriyah.

Salah satu bulan haram

Allah ta`ala telah menciptakan 12 bulan dalan setahun. Dari 12 bulan tersebut ada 4 bulan yang Allah sebut sebagai bulan haram. Ke empat bulan tersebut adalah Zulqa’dah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Dalam bulan haram, Allah haramkan berperang dan Allah lipat gandakan pahala kebaikan sebagaimana sebaliknya dosa kesalahan dalam bulan haram akan lebih berat. Kasus pembunuhan tanpa sengaja akan di kenakan diyat mukhaffafah (diyat ringan) namun bila terjadi dalam bulan haram maka akan di kenakan diyat mughalladhah (diyat berat).

Bulan Haram yang paling Afdhal

Para ulama berbeda pendapat tentang bulan haram yang paling afdhal. Imam Hasan dan sebagian ulama lain berpendapat bahwa bulan haram yang paling afdhal adalah Muharram. Pendapat ini juga di dukung oleh satu kelompok ulama dari kalangan mutaakhirin.
Diriwayatkan oleh Wahb bin Jarir bahwa Hasan ra berkata :

إن الله افتتح السنة بشهر حرام وختمها بشهر حرام فليس شهر في السنة بعد شهر رمضان أعظم عند الله من المحرم وكان يسمى شهر الله الأصم من شدة تحريمه

Artinya : Sesungguhn ya Allah telah memulai tahun dengan bukan haram dan menyudahinya dengan bulan haram, maka tiadalah bulan dalam setahun yang lebih agung di sisi Allah dari bulan Muharram, dan bulan Muharram di namakan dengan bulan Allah yang tuli dikarenakan bersangatan haramnya.(Ibnu Rajab al-Hanbali, Lathaif Ma’arif hal 79 Dar Ibn Katsir)

Bulan yang baik untuk berpuasa

Bulan Muharram merupakan bulan yang sangat baik untuk berpuasa setelah bulan Ramadhan. Dalam satu hadits riwayat Imam Muslim Rasulullah bersabda:

افضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم وافضل الصلاة بعد الفريضة صلاة الليل

Yang paling Afdhal berpuasa setelah bulan Ramadhan adalah bulan Allah Muharram, dan yang paling utama shalat setelah shalat fardhu adalah shalat malam. (H.R. Imam Muslim)

Di sifati sebagai Syahrullah

Dalam beberapa hadits, Rasulullah mensifati bulan Muharram sebagai syahrullah (bulan Allah). Hal ini merupakan sebagai pertanda kemulian dan kelebihan bulan Muharram, karena yang di nisbahkan kepada Allah hanyalah hal-hal yang memiliki keistimewaan khusus, seperti baitullah dll.

Allah bersumpah dengan fajar dan sepuluh awal bulan Muharram (menurut satu pendapat)

Dalam surat al-Fajr Allah bersumpah dengan fajar dan sepuluh hari.

وَالْفَجْرِ . وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Demi Fajar. dan sepuluh hari (Q.S. al-Fajr 1-2)

Para ulama memang berbeda pendapat tentang fajar dan sepuluh hari yang Alllah maksud dalam surat al-Fajr tersebut. Menurut pendapat yang kuat fajar yang di maksud adalah fajar hari nahar (hari raya Idhul Adha), pendapat lain menyatakan bahwa maksud fajar tersebut adalah fajar sepuluh hari awal bulan Zulhijjah. Namun ada juga para ulama yang mengatakan bahwa maksud fajar tersebut adalah fajar bulan Muharram. Allah bersumpah dengan fajar hari Muharram karena fajar Muharram merupakan fajar permulaan dari tahun Hijriyah.(Imam ar-Razi, Tafsir Mafatihul Ghaib Jilid 31 hal 149 Dar Ihya Turts Arabi)

Adanya hari Asyura dalam bulan Muharram

Salah satu kelebihan bulan Muharram adalah ada satu hari yang memiliki kelebihan yang agung yaitu hari Asyura (10 Muharram). Banyak peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada hari tersebut di samping fadhilah-fadhilah (keutamaan) yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk meningkatkan amalan kebaikan di hari ‘Asyura melebihi hari-hari yang lain. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada kita semua untuk bisa melaksanakan perintah-Nya dan sanggup menjalankan ibadah khususnya di hari ‘Asyura yang penuh berkah ini. Aamiiin Yaa Rabbal ‘Aalamiiin…

Amalan utama yang sangat dianjurkan dilakukan pada hari ‘Asyura adalah :
1. Puasa
Bulan Muharram merupakan bulan yang sangat baik untuk berpuasa setelah bulan Ramadhan. Dalam satu hadits riwayat Imam Muslim Rasulullah bersabda:

افضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم وافضل الصلاة بعد الفريضة صلاة الليل

Yang paling Afdhal berpuasa setelah bulan Ramadhan adalah bulan Allah Muharram, dan yang paling utama shalat setelah shalat fardhu adalah shalat malam.

Dalam bulan Muharram ada satu hari yang istimewa tepatnya pada 10 Muharram yang lebih dikenal dengan Hari Asyura. Pada hari Asyura disunatkan berpuasa. Dalam beberapa riwayat hadits, cukup banyak kelebihan dan fadhilah-fadhilah berpuasa di hari ‘Asyura, antara lain adalah :

Diampunkan dosa selama satu tahun, banyak hadits Nabi SAW yang menerangkan hal ini antara lain hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

سئل عن صوم يوم عاشوراء ؟ فقال يكفر السنة الماضية

Nabi pernah di tanyakan tentang puasa Asyura, beliau menjawab “puasa Asyura menghapuskan dosa setahun yang telah lalu”. (H. R. Imam Muslim)

Dalam hadits riwayat Imam Nasai dari Abi Qatadah ra :

عن أبي قتادة قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم صوم عاشوراء كفارة سنة

 “Dari Abi Qatadah ra, Rasulullah Saw bersabda : “Puasa ‘Asyura dapat menghapuskan dosa selama setahun”.(H. R. Imam Nasai)

Imam Baihaqi dalam Fadhail Auqat mengutip Syaikh al-Imam yang mengatakan: bahwa jika dosanya telah dihapuskan dengan ibadah yang lain, maka kelebihan puasa ‘Asyura baginya adalah ditinggikan derajatnya.

Diberikan kepadanya pahala 1000 orang haji dan ‘umrah dan pahala 10.000 orang syahid, sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra :

ومن صام يوم عاشوراء أعطي ثواب ألف حاج ومعتمر ، ومن صام يوم عاشوراء أعطي ثواب عشرة آلاف شهيد

“Barang siapa yang berpuasa di hari ‘Asyura maka diberikan pahala 1000 orang yang haji, 1000 orang yang ‘umrah dan 10.000 orang syahid”.

(Imam Baihaqi) Pada dasarnya, puasa ‘Asyura adalah puasanya orang Yahudi karena mengikuti Nabi Musa as yang berpuasa di hari tersebut sebagai ungkapan rasa syukur atas penyelamatan Allah Swt terhadapnya. Oleh karena itu disunatkan berpuasa di hari Tasu’a (9 Muharram) atau di hari ke-11 Muharram supaya tidak menyerupai ibadah puasa kaum Yahudi. Di samping itu, juga sebagai langkah hati-hati agar terhindar dari salahnya penetapan hari ‘Asyura yang disebabkan oleh kekeliruan dalam hitungan awal bulan Muharram. Nabi Muhammad saw bersabda :

سمعت عبد الله بن عباس يقول حين صام النبي صلى الله عليه وسلم يوم عاشوراء وأمرنا بصيامه قالوا يارسول الله إنه يوم تعظمه اليهود والنصارى فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم ” فإذا كان العام المقبل صمنا يوم التاسع ” فلم يأت العام المقبل حتى توفي رسول الله صلى الله عليه وسلم

“Aku mendengar ‘Abdullah bin ‘Abbas ra, ia berkata : “Ketika Nabi Saw berpuasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram) dan beliau juga memerintahkan kami untuk berpuasa, maka para Shahabat ra bertanya :”Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari ‘Asyura adalah hari yang diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani”. Nabi Saw menjawab :”Apabila datang tahun depan, kita akan berpuasa pada hari Tasu’a (9 Muharram).”. Maka tidak datanglah tahun depan hingga Rasul Saw wafat”. (HR. Imam Abu Daud).  

2. Melapangkan nafakah terhadap keluarga
Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah hadits :

من وسع فيه على عياله وأهله من ماله وسع الله عليه سائر سنته

“Barang siapa yang meluaskan belanja atas keluarganya di hari ‘Asyura maka Allah Swt akan meluaskan (kelapangan hidupnya) sepanjang tahun itu”.

Doa-doa pada hari Asyura
Imam Ibnu Hajar al-Asqalany mengataka siapa saja yang membaca doa ini pada hari Asyura /10 Muharram, maka Allah tidak akan mematikan hatinya.

سُبْحَانَ اللَّهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ. وَاْلحَمْدُ للهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ. وَاللهُ اَكْبَرُ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَي مِنَ اللهِ إِلاَّ اِلَيْهِ. سُبْحَانَ اللَّهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا. وَاْلحَمْدُ للهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا. وَاللهُ اَكْبَرُ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا. أَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَلَا حَوْلَا وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ اْلعَلِيُّ اْلعَظِيْمُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ وَاْلحَمْدُ للهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.

Imam Ajhury mengatakan siapa saja yang membaca doa ini sebanyak 70 x maka Allah pelihara dirinya dari keburukan dalam tahun tersebut.

حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ نِعْمَ اْلمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Selanjutnya terdapat pula beberapa peristiwa penting dan bersejarah yang terjadi dalam bulan Muharram ini, diantaranya ialah :

  1. Hari diciptakan langit dan bumi.
  2. Hari diciptakannya gunung dan bintang.
  3. Hari diciptakannya Lauh dan Qalam.
  4. Hari diciptakan Nabi Adam as dan Hawa.
  5. Hari diciptakan surga.
  6. Hari dimasukkan Nabi Adam as ke dalam surga.
  7. Hari kelahirannya Nabi Ismail as, yaitu anak Nabi Ibrahim as yang sudah lama diharapkan.
  8. Hari dilepaskannya Nabi Ibrahim as dari api oleh Raja Namrud.
  9. Hari tenggelamnya Fir’aun.
  10. Hari kesembuhan penyakit yang sudah lama diderita oleh Nabi Ayyub as.
  11. Hari penerimaan taubat Nabi Adam as.
  12. Hari kema’afan Nabi Daud as.
  13. Hari dilepaskannya Nabi Yusuf as dari penjara.
  14. Hari dikeluarkannya Nabi Yunus as dari perut ikan.
  15. Hari kembalinya kerajaan Nabi Sulaiman as setelah 40 hari dalam kekuasaan iblis.
  16. Hari diangkatnya Nabi Idris as ke langit untuk mengunjungi surga dan lainnya.
  17. Hari berakhirnya dunia (hari kiamat).
  18. Dan lain-lain.

Dari peristiwa-peristiwa bersejarah tersebut, dapat ditarik sebuah kesimpulan umum bahwa sangat banyak kasih sayang Allah Swt yang tercurahkan di bulan Muharram terutama pada hari ‘Asyura, maka dari itu sangat disayangkan jika kita melewati hari ‘Asyura dengan sia-sia tanpa amalan dan peningkatan ibadah kepada Allah Swt.
Semoga Allah Swt memberikan taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semua untuk selalu beribadah dan patuh terhadap perintah-Nya. Semoga!

Referensi: Taqrirat `ala Hasyiah I`anatuth Thalibin, Sayyid Abi Bakar Syatha jilid 2 hal 267 Cet. Haramain
(Tgk. Mursyidi A. Rahman)

 

Copyright © 2017 Majalah Santri Dayah. All Rights Reserved.