16 Juni 2015

Orang Yang Menghina Ulama Dan Mengaku Sebagai Tuhan Ditangkap

Share This
Tags
Zulkifli memakai baju putih

Zulkifli memakai baju putih

Santri Dayah.Com, Idi Rayek- Zulkifli, seorang Pemuda yang dalam beberapa minggu belakangan kerap menghina para Ulama Aceh akhirnya ditangkap polisi setelah menerima laporan dari pemuka agama, tokoh masyarakat setempat dan ISAT (Ikatan santri Aceh timur) di Idi rayek. Pada akhirnya lelaki yang sempat mengaku dirinya sebagai Tuhan melalui akun media sosial facebook mengakui kesalahannya dan berjanji secara tertulis di atas materai tidak akan mengulangi ulahnya lagi.

Zulkifli yang tinggal di salah satu desa yaitu teupin batee, Idi, Kabupaten Aceh Timur, memang kerap melontarkan perkataan yang kontroversial, bahkan perkataan yang bisa menjadikan murtad, seperti “aku naik saksi dengan akal ku bahwa dalam tubuhku ada roh Allah, dan dalam roh Allah ada nur rasulullah” status ini ditulis pada tanggal 2 mei 2015.

Berbagai kecaman pun kerap diterima Zulkifli dari para netizen, mulai dari cercaan hingga ancaman pemenggalan kepala. Tapi semua itu seolah tidak memberi efek jera atau rasa takut kepada Zulkifli, malah dia semakin melancarkan serangan kepada para Warasatul Anbiya.

Para tokoh masyarakat dan polisi

Para tokoh masyarakat dan polisi

Petualangan Zulkifli akhirnya terhenti saat dibawa ke kantor polisi oleh para tokoh-tokoh Masyarakat, Agama di daerah setempat dan Anggota ISAT. Di hadapan mereka dan para polisi Zulkifli mengaku salah dan berjanji tidak akan mengulanginya. Zulkifli mengaku juga sempat dipukuli oleh beberapa anak muda di seputaran tempat tinggalnya yang kesal dengan ulahnya. Setelah ditangkap dan kemudian dilepaskan, banyak para netizen yang mengaku kecewa, kenapa dia dilepaskan. Padahal mereka sangat berharap dia dihukum seberat-beratnya, bahkan kalau bisa dihukum mati. Kalaupun tidak, maka setidaknya dihukum penjara. Seperti yang ditulis akun Yodi ” Nyan manusia haleu darah. nyo meurumpok, tak bak taku…ureung yang peureuloh agama dan hina ulama, wajib poh mate….halal darahnya..”. kritikan keras juga ditulis oleh akun Gajah Puteeh “o o o mantoeng udep keuh rupajih kah, na kah lam donya nyo sama lagee laknatan lila’lamin”

 foto profil akun 'facebook Zulkifi (esa)", 3 juni 2015

foto profil akun ‘facebook Zulkifi (esa)”, 3 juni 2015

Pada akhirnya, tidak ada kebathilan yang mengalahkan kebenaran, Karena sepintar apapun kebathilan, maka tetap akan dikalahkan oleh bodohnya kebenaran, apalagi kebathilan yang benar-benar bodoh. Semoga kisah Zulkifli bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, jangan pernah sekali-kali mencaci Ulama, karena mereka adalah Warisan para nabi, menghina mereka sama seperti menghina Nabi. Nau’zubillah. Karena dimanapun kita bersembunyi tetap pada akhirnya Allah akan mendhahirkan kebodohan kita.Wallahua’lam. (Zabil Zanjabaad)

Copyright © 2017 Majalah Santri Dayah. All Rights Reserved.